Berbicara tentang Tuhan
Tentang cinta yang jernih
lekat .. kuat ..
Berbicara tentang Tuhan
dengan wujud tak terlihat
Namun bergema tanpa batas
Aku bukan manusia jenis terbaik
tapi aku sadar makna Inqiyad
walau dalam berang
Bahkan bisikan dengan rima menjilat
aku abaikan
Aku cinta mati, TUhan
Padamu Cinta sampai mati
Aku bergelora
bagai perupuk yang haus akan hujan
Tapi aku masih musim yang berganti
terkadang perubahan menyebabkan sudut deklinasi
pada tubuhku.. fikiranku... juga pada reaksi
terkadang aku sedikit khilaf
merusak pigmen fikiran
sehingga cahaya apapun
tak merubah warnaku
Namun Kau selembut beledu
membuka imanku
untuk menyingkirkan dongeng Anunnaki
*Puisi ini di baca oleh anakku Hamdi dalam Launching Bukuku "Puisi diantara Hari'
Puisi Fida
Selamat datang teman, blog ini akan diisi dengan puisi-puisi terbaru, karena 43 puisi yg sudah sudah dibukukan harus disimpan di draft :). Kumpulan puisi dan cerpen bukuku itu berjudul "Puisi diantara Hari". Bisa dilihat dan dibeli di http://www.indie-publishing.com/ dan www.nulisbuku.com ^_^
Friday, December 3, 2010
Thursday, October 21, 2010
Bismillah
Bismillah
Kulapar, ENGKAU mengenyangkanku
sebelumnya terhidang selaksa Dzikir
dibalik gurat letih,
menghimpun ikatan kovalen antara aku dan ENGKAU
Atas namaMU
aku merunduk mengelupas kelemahanku
malu karena cinta terpenggal hanya sebait ayat
dan masih terseok diantara serat yang mengikat fikiranku
Padahal Engkau limpahkan gutasi disetiap jiwa yang ampun
AFRIDA ARFAH
********
(puisi di atas terdiri dari 50 kata termasuk judul dan nama penulis)
Tuesday, September 28, 2010
UTUH
Berikan aku selongsong peluru
untuk berjaga andai cintamu pergi
biarkan aku menembaknya sekali
agar hati itu perih seperti aku
Atau
Titipkan aku pada bumi
agar ia dapat berbisik tentang langkahmu
dan mengguncang ketika kau terbagi
Aku tak ingin separuh
atau bahkan sepertiga
Aku ingin bulat tak terpotong
juga tak bersudut ketika aku menyusurimu
untuk berjaga andai cintamu pergi
biarkan aku menembaknya sekali
agar hati itu perih seperti aku
Atau
Titipkan aku pada bumi
agar ia dapat berbisik tentang langkahmu
dan mengguncang ketika kau terbagi
Aku tak ingin separuh
atau bahkan sepertiga
Aku ingin bulat tak terpotong
juga tak bersudut ketika aku menyusurimu
Monday, September 14, 2009
Do'a Seorang Istri
YA Allah.. Maha pemberi ampun
Izinkanlah kami menerima uraian ampunanmu ya Allah...
karena kami sadar terlalu banyak dosa yang kami anggap benar
Ya Allah Maha penerima amal...
Luruskanlah amal kami, karena terlalu banyak azmal kami yang dilingkari riya ya Allah..
Kami sadar akan debu yang mengiringi nafas kami
Kami sadar akan kesombongan atas nama kebaikan kami
Kami sadar akan lidah yang tak bertulang
yang masih tak mampu membatasi obrolan kami
Maka ampunkanlah ya Allah ....
Allaumma Ya Allah...
Kami adalah akar bagi suami kami.. maka berilah kami tanah yang gembur Ya Allah
agar kami kuat menahan beban suami kami, mengalirkan kesuburan kedalam hati dan perasaan suami kami....
Menyamankan pijakan dan langkah suami dalam bekerja
Izinkanlah kami menerima uraian ampunanmu ya Allah...
karena kami sadar terlalu banyak dosa yang kami anggap benar
Ya Allah Maha penerima amal...
Luruskanlah amal kami, karena terlalu banyak azmal kami yang dilingkari riya ya Allah..
Kami sadar akan debu yang mengiringi nafas kami
Kami sadar akan kesombongan atas nama kebaikan kami
Kami sadar akan lidah yang tak bertulang
yang masih tak mampu membatasi obrolan kami
Maka ampunkanlah ya Allah ....
Allaumma Ya Allah...
Kami adalah akar bagi suami kami.. maka berilah kami tanah yang gembur Ya Allah
agar kami kuat menahan beban suami kami, mengalirkan kesuburan kedalam hati dan perasaan suami kami....
Menyamankan pijakan dan langkah suami dalam bekerja
Subscribe to:
Posts (Atom)
